Rasio News Com Pesawaran ,Beredarnya berita di Media tentang adanya dugaan pemberian uang ke oknum Bawaslu Kabupaten Pesawaran dangan salah satu Caleg DRPD Kabupaten belakangan semakin santer diperbincangkan sehingga menimbulkan pertanyaan Masyarakat akan hal itu.
Hal tersebut lantaran pihak Bawaslu merekomendasikan penghitungan ulang disalah satu TPS di Desa Taman sari Kecamatan Gedong Tataan disaat pembacaan hasil pleno kecamatan dalam rangka pleno Kabupaten hari kedua jumat 1 /03/2024 di Gedung Graha Adora.
Berdasarkan isu yang beredar melalui Voice note di Pesan WhatsApp dengan durasi 54 detik berbunyi “Bahwasanya bawaslu menerima uang gitu, dari salah satu peserta calon Dewan yaitu sebesar 10 juta tunai dan 40 juta transfer nah gitu aja, jadi begituin aja dengan saksi-saksi versi voice note whatsapp.
Saat di konfirmasi melalui Pesan WhatsApp oleh awak media terkait isu tersebut Fatihunajah yang merupakan Ketua Bawaslu Pesawaran, secara singkat mengatakan hal itu tidak ada, “Ga ada” kilahnya singkat.
Berdasarkan pantauan media ini, Jalanya Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara Pemilu 2024 tingkat Kabupaten yang digelar KPU setempat pada hari kedua ini (01/02/24)
Saat akan membacakan rekapulasi untuk Dewan Kabupaten ,Ketua Bawaslu mengintruksikan dan mengatakan adanya pelaporan dari celeg yang meminta untuk membuka kotak Tps 9 Desa Taman sari.
- Advertisement -
Sempat terjadi penolakan dari beberapa orang saksi Partai Politik,Bahkan sempat salah satu Saksi Walk Out dari ruang utama Graha Adora tempat digelarnya Rapat Pleno Rekapitulasi tingkat kabupaten tersebut, sembari terus menolak dibukanya Kotak suara dan penghitungan ulang surat suara, hal itu dilakukan oleh Sulistyo Sanksi dari Partai PAN, bahkan ia sempat mengatakan “kami menolak, ini kan jadwal nya Rekapitulasi tingkat kabupaten, bukan penghitungan ulang, ini kesannya dipaksakan saya yakin ini ada permainan dengan memaksakan hitung ulang” ungkap Sulistiyo sembari keluar dari ruangan.
Memang Patut di duga ada permainan suap yang di terima oleh Oknum Bawaslu karna dari pantauwan tim media saat rekapitulasi Kabupaten Ketua Bawaslu Fatihunajah sangat ngotot untuk membuka dan menghitung ulang di TPS 9 Desa Taman Sari padahal jatwal dan agenda nya pembacaan hasil rekap di tingkat Kecamatan.
Dengan adanya dugaan suap yang ramai di beritakan berharap pihak APH dalam hal ini Polres Pesawaran dan DKPP dapat merespon dan melakukan Pemanggilan terhadap Ketua Bawaslu Fatihunajah(Wilkapri)



