RasioNews com – Talang Padang, Suasana penuh khidmat dan haru menyelimuti Lapangan Tangsi, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, Jumat pagi (10 Zulhijjah 1446 H), saat ribuan umat Islam memadati lokasi untuk melaksanakan Shalat Hari Raya Idul Adha yang digelar oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus.6 Juni 2025.
Bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan shalat Idul Adha ini adalah Muhidin, sedangkan Aprizal dipercaya menyampaikan khutbah yang menggugah hati. Keduanya tampil dengan penuh khidmat, membawa jamaah menyelami makna sejati dari pengorbanan, keikhlasan, dan kepemimpinan yang bertakwa.

Dalam khutbahnya, Aprizal mengangkat tema besar tentang kepemimpinan yang mencintai rakyat dan dicintai oleh rakyatnya. Ia mengingatkan bahwa seorang pemimpin sejati tidak mudah tergoda untuk menyalahgunakan kekuasaan demi kepentingan pribadi atau golongannya.
“Pemimpin yang berintegritas akan selalu menggunakan kata-kata yang adil dan tidak menyesatkan,” ujar Aprizal dengan suara lantang dan penuh keyakinan.
Ia menekankan bahwa teladan adalah fondasi utama dalam memimpin. Seorang pemimpin yang baik adalah mereka yang mengedepankan nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan kasih sayang dalam setiap keputusan. Dalam kutipan hadis yang disampaikan, Aprizal mengingatkan bahwa setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.
“Kullukum ra’in wa kullukum mas’ulun ‘an ra’iyyatihi” Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya,” kutip Aprizal dari Hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
- Advertisement -
Aprizal juga mengajak jamaah untuk merenungi firman Allah dalam Al-Qur’an, yang menggambarkan bahwa amanah kepemimpinan begitu berat hingga langit, bumi, dan gunung pun enggan memikulnya. Ia mengingatkan bahwa hanya manusia, yang diberi akal dan hati, yang kemudian bersedia memikul amanah tersebut—namun seringkali berlaku zalim dan bodoh apabila tidak dibarengi dengan ilmu dan kesabaran.
“Karenanya, hanya pribadi yang sabar dan berilmu, serta bersandar pada petunjuk Allah, yang mampu memikul amanah besar ini,” ujarnya seraya menundukkan kepala penuh takzim.
Semangat Idul Adha Berani Berkorban Demi Kebaikan Bersama
Menutup khutbahnya, Aprizal mengajak seluruh jamaah untuk membawa semangat Idul Adha dalam setiap langkah kehidupan. Bahwa berkorban bukan hanya soal menyembelih hewan, namun juga kesiapan mengorbankan ego, keinginan duniawi, dan kepentingan pribadi demi kebaikan bersama.
- Advertisement -
“Semoga Allah menjadikan kita pemimpin yang amanah, pemuda yang bertakwa, anggota keluarga yang penuh kasih sayang, dan insan masyarakat yang adil dan bertanggung jawab,” tutupnya sebelum mengangkat tangan untuk memanjatkan doa.
Kegiatan Shalat Idul Adha di Lapangan Tangsi ini berlangsung tertib dan lancar. Jamaah tampak khusyuk, mulai dari takbir hingga doa penutup. Usai pelaksanaan shalat, banyak warga yang saling bersalaman dan saling memaafkan, mempererat ukhuwah islamiyah di antara masyarakat Talang Padang.
“Khutbah tadi benar-benar menyentuh hati. Mengingatkan kita semua bahwa menjadi pemimpin, sekecil apapun perannya, adalah amanah yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah,” ujarnya.
Panitia PHBI Kecamatan Talang Padang pun mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat dan dukungan semua pihak yang turut menyukseskan kegiatan ini. Mereka berharap semangat pengorbanan dan keikhlasan yang tertanam dalam perayaan Idul Adha bisa menjadi pendorong semangat kebersamaan dan kemajuan di wilayah Talang Padang.
Hari Raya Idul Adha bukan sekadar perayaan, melainkan momentum reflektif untuk kembali menata hati, meneguhkan iman, dan memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab, jujur, dan penuh kasih sayang dalam setiap peran dan amanah yang diemban. Semoga kita semua menjadi bagian dari pemimpin yang tak hanya dihormati manusia, tapi juga diridhoi oleh Allah SWT.
Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar… Walillahilhamd.
( Kurdi)



