RasioNews Com – Talangpadang. Harga gas LPG 3 kilogram di Kecamatan Talangpadang kini melonjak drastis hingga mencapai Rp 30 ribu per tabung, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Lonjakan harga ini memicu keluhan masyarakat kecil, terutama bagi mereka yang hanya memiliki satu tabung gas di rumah. Masalah semakin diperparah oleh dugaan praktik oknum agen nakal yang diduga sengaja menimbun stok untuk pelanggan yang memiliki lebih dari satu tabung. Senin 23/09/2024.
“Sudah harganya mahal, malah ada yang curang,” ungkap Ratna, seorang ibu rumah tangga di Talangpadang. Ratna mengeluhkan betapa sulitnya mendapatkan LPG di warung-warung setempat, yang sering kali kehabisan stok. “Yang punya dua tabung bisa terus-terusan dapat gas, sementara kami yang cuma punya satu tabung malah sering nggak kebagian,” tambahnya dengan nada kesal.
Kecurangan ini dinilai sangat merugikan masyarakat kecil yang justru paling membutuhkan subsidi LPG 3 kg. Subsidi yang seharusnya ditujukan bagi warga berpenghasilan rendah justru tak merata. “Yang diuntungkan malah yang punya lebih dari satu tabung, mereka seolah sudah jadi pelanggan tetap, sementara kami menunggu berjam-jam dan sering pulang dengan tangan kosong,” keluh Yanto, seorang buruh harian yang kerap kesulitan mendapatkan gas.
Kondisi ini telah membuat warga khawatir, terutama mereka yang sepenuhnya bergantung pada LPG untuk kebutuhan sehari-hari. Ironisnya, beberapa warga bahkan terpaksa kembali menggunakan kayu bakar sebagai alternatif, sebuah kenyataan pahit di tengah modernitas yang seharusnya membawa kemudahan.
Tokoh masyarakat setempat turut menyuarakan kekhawatiran mereka, mengecam tindakan oknum agen yang dinilai melanggar etika distribusi. “Pemerintah harus segera turun tangan dan menertibkan agen-agen nakal yang justru memperparah situasi. Ini menyangkut kebutuhan hidup banyak orang, dan jika dibiarkan, dampaknya bisa lebih luas,” ujar salah seorang tokoh masyarakat dengan nada tegas.
Masyarakat berharap agar pemerintah daerah dan aparat berwenang segera bertindak tegas dalam menanggulangi masalah distribusi LPG di Talangpadang. Ketidakadilan yang dirasakan warga bukan hanya menambah beban ekonomi mereka, tetapi juga merusak kepercayaan terhadap sistem distribusi yang ada.
- Advertisement -
Jika tidak ada langkah cepat dan tepat, bukan hanya harga LPG yang akan terus melambung, tetapi juga keresahan warga yang kian mendalam terhadap situasi ini.( Kurdi)



