Rasio News – Pesawaran, Aksi pengancaman mengunakan senjata tajam (golok),menimpah wartawan media kompas.86 saudara Rozi oleh pelaku Indra Wijaya oknum aparatur Desa Paguyuban kecamatan way lima kabupaten pesawaran. 20/12/2024.
*Kronolagi Kejadian,*
Senen, 16 Desember 2024 sekitar pukul.11:00 wib. Rozi Wartawan media kompas 86 bersama 4 rekan nya FK, RA,A, AD berkunjung ke kantor desa paguyuban kecamatan Way lima kabupaten pesawaran untuk kegiatan kerja sesuai profesi nya sebagai wartawan, Namun sampai di tempat tujuan, kantor desa tersebut tutup alias tidak buka.
Selanjut nya Rozi bersama ke 4 rekan nya singgah beristirahat di bengkel sdr Tarwan yang jarak nya tidak jauh dari kantor Desa Paguyuban, Sambil ngobrol ngobrol dengan warga yang sedang berada di bengkel tersebut.
Kemudian A salah satu rekan Rosi menelpon Indra Wijaya Aparatur Desa Paguyuban melalui telpon what shapp Dengan keadaan telpon loudspeaker yang tujuan nya menanyakan kenapa kantor desa tutup.
isi percakapan ,
” A” Assalamualaikum mas ,posisi lagi dimana..
“IW” Saya di rumah bang..
“A” Kok kantor desa dari pagi sampe siang belum buka ya..
“IW” oo.. Bos lagi hajatan bang, semua aparatur desa lagi jadi panitia disana.
Kemudian Rosi nyetus ikut bertanya dalam percakapan A dan IW.
“Rosi” Kok kantor desa tutup, kalau hajatan itu kan kepentingan personal, itu pribadi, Kalau kantor desa itu kan pemerintahan untuk melayani masyarakat, Kok tidak ada yang menjaga.. ” ujar Rosi
“IW” Siapa itu yang ngomong..
“Rosi ” Saya rosi dari media kompas 86.
“IW” Tunggu saya kesana.
Lalu tak lama Indra Wijaya menelpon kembali ke Hp A dan sdr A mengangkat telpon, Dan IW dengan nada keras menanyakan keberadaan mereka.
” IW” Dimana bang..
“A” Kita orang di bengkel
“IW” Bengkel mana
“A” bengkel sini ni lah
“IW” Mana anak itu
“A” Ya ini ada di bengkel, udah lah mas..
Tak berselang lama terdengar suara knalpot motor RX king dengan kecepatan tinggi menuju ke bengkel, Dan alangkah terkejut nya orang orang yang berada di bengkel melihat Indra Wijaya turun dari motor sudah memegang golok yang tak bersarung dengan mengacung kan golok tersebut keatas dan ke arah Rozi Sambil mengeluarkan nada lantang.
Dan seketika itu anak pemilik bengkel Bagus reflek dengan cepat dan di bantu warga serta rekan rekan Rosi menghadang Indra Wijaya untuk merebut golok yang berada di tangan nya dan sampai akhir nya keributan bisa di lerai hingga tidak terjadi hal hal yang fatal.
- Advertisement -
Karna merasa teracam akhirnya Rosi melaporkan permasalahan ini secara resmi kepada pihak Polres Pesawaran,dengan membawa bukti vidio dan saksi saksi atas tindakan pengancaman dengan senjata golok yang di duga dilakukan oleh saudara Indra Wijaya Oknum perangkat Desa Paguyuban.
*Willy Media FMPB*



