RasioNews – Pesawaran. Dua Puluh Dua Pengawas TPS Desa Bagelen di tetapkan dan di lantik oleh Ketua Panwaslu Kecamatan Dedy Erhandi pada tanggal 22/01/2024 di Balai Desa Kutoharjo Kecamatan Gedong tataan Kabupaten Pesawaran.
22 anggota Pengawas TPS Desa Bagelen tersebut teryata di sinsalir ada 6 orang yang bukan warga bagelen, hal itu di ketahui saat pelantikan, warga Desa Bagelen tidak mengenal 6 orang yang di lantik menjadi Pengawas PTPS Desa Bagelen ,bahkan saat di tanya oleh warga mereka diam saja.
Perlu di ketahui Petunjuk dalam Pembentukan Pengawas TPS dalam Pemilu 2024, ada beberapa mekanisme yang harus di lakukan oleh Panwaslu dalam hal in Pokja, salah satu nya adalah Pengumumkan nama nama calon Pengawas TPS hasil dari penelitian berkas administrasi dan wawancara Pengumuman seharusnya di tempel kantor Kelurahan/ Desa untuk mendapatkan masukan dan tanggapan masyarakat ,dan ini wajib di lakukan oleh panwaslu sebelum di tetapkan dan di lantik.Menjadi anggota Pengawas TPS.
Dari penelusuran tim media Rasio News, memang tidak ada papan mengumuman di tempel di kelurahan atau di dusun dusun hanya di tempel di kantor Panwascam terletak di desa Bagelen juga.
Kepala Desa Bagelen Merdi Parmanto saat di minta tanggapan nya mengatakan ” saya sangat kecewa dengan adanya impor Pengawas dari desa lain arti nya desa Bagelen kekurangan SDM dan tidak layak menjadi Pengawas TPS ujar nya.
Tim pun meminta konfermasi ke pada PKD desa bagelen saudara Bedi melalui via telp ” dia mengatakan tidak tahu dan memilih untuk bungkam dan menyuruh menghubugi ketua panwaslu Kecamatan saja karna saya anak buah mas,ucapnya.
- Advertisement -
Patut di duga ada kepentingan Pribadi dan kepentingan Politik dalam hal ini untuk menguntungkan kan salah satu konstantan yg bertarung merebutkan kursi di DPR Dapil 1 kec Gedong Tataan, sampai berita ini kami terbitkan belum ada tanggapan ataupun konfermasi dari pihak panwascam padahal tim sudah menghubungi melalui WA dan via telp. (wil kapri)



